KEUTAMAAN PUASA ASYURA DI BULAN MUHARRAM

Assalamualaikum saudaraku…


Muharram bulan yang mulia. Setiap amalan di bulan ini memiliki keutamaan khususnya pada hari Asyura 10 Muharram


Puasa Asyura menjadi salah satu amalan yang bisa dikerjakan pada 10 Muharram. Mengutip buku 40 Amalan Ringan Berpahala Besar oleh DR. Iyadah bin Ayyub al Kubais, disebutkan Asyura adalah hari kesepuluh bulan Muharram.


Rasulullah SAW ketika ditanya perihal puasa Asyura menerangkan bahwa puasa Asyura merupakan sunnah mustahabbah. Allah SWT mengangkat derajaat orang yang berpuasa pada hari itu dengan pengampunan dosa setahun yang lalu.


Puasa di bulan Muharram menjadi amalan yang istimewa setelah puasa Ramadan. Hal ini dijelaskan melalui beberapa hadits, Rasulullah SAW bersabda,


"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa di bulannya Allah, Muharram." (HR Muslim)


Kemudian dalam hadits lain, Rasulullah SAW menjabarkan keutamaan yang bisa diraih ketika seorang muslim mengerjakan puasa Asyura. Rasulullah SAW bersabda,


Selain puasa, banyak amalan dan ibadah yang bisa dikerjakan pada 10 Muharram.


1. Membaca Doa Asyura


Dalam buku Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa oleh Ustaz Ali Amrin al-Qurawy, dijelaskan membaca doa Asyura bisa diamalkan pada 10 Muharram. Doa Asyura dapat dibaca setelah mengerjakan salat Maghrib.


Doa ini bisa dibaca sebanyak 7 kali, namun lebih utama dibaca sebanyak 70 kali. Berikut bacaan doa Asyura:


حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلِ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرِ. سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَأَ مِنَ اللَّهِ إِلَّا إِلَيْهِ سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ. وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِي الْعَظِيمِ وَهُوَحَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيلِ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرِ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.


Artinya: Cukuplah Allah yang menjadi penolong dan kami, dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung. Maha Suci Allah sepenuh mizan (timbangan), setinggi ilmu, sebanyak keridhaan, dan setimbang 'Arsy. Tiada tempat untuk menyelamatkan diri, dan tiada tempat untuk bersandar, melainkan kepada Allah. Maha Suci Allah sebanyak bilangan yang genap dan ganjil, dan sebanyak kalimat yang sempurna kesemuanya. Saya memohon keselamatan kepada-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dan, tiada daya dan kekuatan, melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Cukuplah Allah yang memeliharaku, tempatku berpegang, dan sebaik-baiknya Pemberi pertolongan. Semoga Allah memberikan rahmat atas nabi kita, penghulu kami, Muhammad. Kemudian, juga kepada keluarga dan para sahabat nabi kesemuany


2. Salat Sunnah Tasbih


Salat sunnah Tasbih menjadi amalan yang bisa dikerjakan pada 10 Muharram. Salat sunnah Tasbih tidak hanya bisa dikerjakan pada 10 Muharram, tetapi bisa juga dijadikan amalan rutin.


Sesuai dengan namanya, salat sunnah Tasbih dikerjakan dengan membaca tasbih sebanyak 75 kali.


3. Menyantuni Anak Yatim


Muharram menjadi bulan yang baik untuk mengerjakan setiap amalan saleh. Bulan Muharram dapat dimanfaatkan sebagai momen yang tepat untuk menyantuni anak yatim. Meskipun sebenarnya menyantuni anak yatim bisa dilakukan kapanpun.


4. Dzikir


Dzikir menjadi amalan yang bisa dikerjakan setiap waktu. Pada 10 Muharram, dzikir menjadi amalan yang memiliki keutamaan.


Para ulama menganjurkan untuk memperbanyak dzikir dan istighfar pada hari Asyura.


5. Sedekah


Sedekah menjadi amalan yang juga bisa dikerjakan pada 10 Muharram. Sedekah bisa diberikan kepada siapapun dan dalam bentuk apapun. Sedekah yang paling utama yakni memberikan nafkah kepada keluarga.


Dalam hadits Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang melapangkan keluarganya pada hari Asyura, maka Allah akan melapangkan hidupnya pada tahun tersebut." (HR At-Thabrani dan Al-Baihaqi)


sumber : detik hikmah